<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280</id><updated>2011-07-31T17:37:40.722+07:00</updated><category term='Pirates'/><category term='Merdeka'/><category term='Ahlan Wa Sahlan'/><title type='text'>Mesjid Agung An Nur Pekanbaru</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-1002740832347629444</id><published>2009-07-11T08:37:00.001+07:00</published><updated>2009-07-11T08:39:30.943+07:00</updated><title type='text'>Aparat Riau tak ada hati dan pikiran</title><content type='html'>Pada tanggal 18 Desember 2008 tepatnya pukul 10.00 WIB pasukan Brimob Polda Riau beserta 500-an pasukan Samapta serta pasukan kepolisian dari Polres Bengkalis yang dipimpin langsung oleh Dir. Reskrim Polda Riau Kombes. Alex Mandalika mendatangi Dusun Suluk Bongkal untuk melakukan pengusiran terhadap warga yang berdiam di Dusun tersebut karena dianggap telah melakukan penyerebotan terhadap areal HPHTI PT. Arara Abadi. Pasukan tersebut dilengkapi dengan persenjataan (pentungan dan senjata api) serta water cannon. Kedatangan pasukan tersebut telah diketahui kabarnya oleh warga Dusun sejak sehari sebelumnya sehingga membuat warga Dusun seluruhnya melakukan mobilisasi ke jalan masuk Dusun untuk mempertahankan kampung. Beberapa saat kemudian masyarakat coba untuk melakukan perundingan dengan kepolisian yang dipimpin oleh Kepala Dusun Suluk Bongkal Khalifah Ismail, Ketua RW 03 Rasyidin, Tokoh masyarakat Suluk Bongkal Pongah, Loceng dan beberapa tokoh masyarakat lainnya yang didampingi oleh Ketua Umum Serikat Tani Riau Riza Zuhelmy. Perundingan dilakukan dengan pihak kepolisian yang langsung dipimpin oleh Dir. Reskrim Polda Riau yang didampingi aparat kepolisian lainnya. Awalnya warga menanyakan tentang operasi yang dilakukan dan surat perintah, namun pihak kepolisian hanya menjawab ini perintah atasan. Hal yang sangat aneh operasi yang menggunakan banyak perlengkapan dan dipimpin langsung oleh perwira polri ini tidak ada pemberitahuan resmi sebelumnya, tidak ada surat perintah resmi pelaksanaan penggusuran serta tidak ada keputusan pengadilan untuk melakukan eksekusi ini. Warga meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak melakukan tindakan represif karena Dusun tersebut syah merupakan sebuah perkampungan berdasarkan peta administrasi wilayah Dusun Suluk Bongkal yang ditandatangani oleh Bupati Bengkalis pada 12 Maret 2007 seluas 4.856 ha (tertuang dalam lembaran Pemerintahan Kabupaten Bengkalis no. 0817-22 0817-31.0618-54 0616 63).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara historis, catatan yang kami peroleh tentang bahwa dusun Suluk Bongkal termasuk dalam Besluit yang dipetakan sejak Belanda menjalin kerjasama dengan kerajaan Siak, diperkirakan tahun 1940. Sekitar tahun 1959, dibuatlah peta yang mempunyai ketentuan pembagian wilayah memiliki hutan tanah ulayat batin (keabsahan suku Sakai) termasuk didalamnya wilayah Suluk Bongkal. Setelah sekian lama masyarakat Suluk Bongal hidup berdampingan dengan suku-suku lain di dusunnya, sejak diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Kehutanan dimaksud, konflik pun mulai mencuat, dan beberapa masyarakat dusun terpaksa pindah, karena tidak tahan lagi dengan pola kekerasan yang dilakukan oleh 911 selaku pengaman asset perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kami sampaikan bahwa, sah-sah saja PT. Arara Abadi menegaskan kepada publik mereka memiliki Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan nomor 743/Kpts-II/1996 tentang PEMBERIAN HAK PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI ATAS AREAL HUTAN SELUAS ± 299.975 (DUA RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN RIBU SEMBILAN RATUS TUJUH PULUH LIMA) HEKTAR DI PROPINSI DAERAH TINGKAT I RIAU KEPADA PT. ARARA ABADI. Perlu kami sampaikan disini pokok-pokok yang tertuang dalam SK tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketetapan pertama point kedua disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas dan letak definitif areal kerja Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) ditetapkan oleh Departemen Kehutanan setelah dilaksanakan pengukuran dan penataan batas di lapangan.” Persoalannya kemudian adalah, kami belum mendapatkan satu info pun tentang sosialisasi hasil pengukuran dan penataan batas di lapangan, terkait SK tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ketetapan kedua yang memuat kewajiban-kewajiban perusahaan diantaranya:&lt;br /&gt;• Point kedua Melaksanakan penataan batas areal kerjanya selambat-lambatnya 2 (dua) tahun sejak ditetapkan Keputusan ini. Faktanya kemudian adalah, kami belum pernah mendapati tentang areal batas kerja yang dimaksud, tertuang dalam sebuah surat yang dipublikasikan secara umum untuk diketahui khalayak ramai. Jika penataannya ditegaskan 2 tahun setelah SK ditetapkan, maka tentunya tahun 1998, PT Arara Abdi telah menyelesaikan seluruh proses inclaving terhadap kawasan yang telah dihuni masyarakat jauh sebelum mereka ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ketetapan keempat dimuat:&lt;br /&gt;1. Apabila di dalam areal Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) terdapat lahan yang telah menjadi tanah milik, perkampungan, tegalan, persawahan atau telah diduduki dan digarap oleh pihak ketiga, maka lahan tersebut dikeluarkan dari areal kerja Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI).&lt;br /&gt;2. Apabila lahan tersebut ayat 1 (satu) dikehendaki untuk dijadikan areal Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI), maka penyelesaiannya dilakukan oleh PT. ARARA ABADI dengan pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, perusahaan juga mempunyai kewajiban yang ditetapkan pada ketentuan III :&lt;br /&gt;A.1. diungkapkan bahwa, perusahaan wajib memperhatikan atau mengambil langkah-langkah secara maksimal untuk menjamin keselamatan umum karyawan dan atau orang lain yang berada dalam areal kerjanya. Bahwa, banjir yang diakibatkan oleh areal perusahaan yang tidak dirawat - ditandai dengan desa yang berada dalam kawasan HPH/TI PT Arara Abadi sering kebanjiran – adalah bukti kelalaian yang dapat mencelakakan orang. Banjir diduga disebabkan karena sedikitnya hutan penyanggah yang disisakan, serta tidak tepatnya perencanaan pembangunan (tidak seimbangnya antara pembangunan hulu dan hilir). Bukan semata-mata karena alamiah, melainkan karena prilaku manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sejalan dengan Surat Menteri Kehutanan RI No : 319/MENHUT/V/2007 tertanggal 12 Mei 2007 tentang persetujuan penyelesaian sengketa agraria antara masyarakat dengan PT. Arara Abadi juga menegaskan hal yang sama hal ini merupakan surat balasan dari Surat Gubernur Riau No : 100/P.H. 13.06 tertanggal 8 Maret 2007 tentang Penyelesaian Sengketa Agraria antara masyarakat dengan PT. Arara Abadi, dan masyarakat meminta pihak kepolisian untuk menahan diri melakukan penggusuran tersebut berkaitan dengan akan dilakukannya gugatan Class Action oleh masyarakat pada Januari 2009 mendatang serta Pak Pongah sempat mau menceritakan sejarah kampung tersebut dari sejak zaman Kerajaan Siak berdiri yang telah mewariskan daerah tersebut kepada Suku Sakai di wilayah tersebut hingga Republik Indonesia berdiri dan sampai saat ini. Namun pihak kepolisian tidak mau untuk berunding dengan dalih masyarakat tidak memiliki surat kepemilikan lahan. Keadaan semakin tegang hal ini dikarenakan perundingan yang tak menemukan solusi dan pihak kepolisian akan melakukan penggusuran secara paksa apabila masyarakat tetap menghadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian sekitar pukul 11.30 WIB pihak kepolisian berupaya menerobos barisan ibu-ibu dan anak-anak yang berdiri di jalan masuk menuju Dusun Suluk Bongkal (KM 46) yang dari pagi telah berada di lokasi untuk mempertahankan kampung halaman. Sembari itu polisi juga melakukan upaya penahanan Riza Zuhelmy (Ketua Umum Serikat Tani Riau) beserta beberapa perwakilan masyarakat yang mengikuti perundingan. Namun hal ini dengan segera direspon oleh warga sehingga sempat terjadi aksi saling tarik-menarik ketika polisi secara paksa untuk memasukkan Riza Zuhelmy kedalam mobil yang dikendarai kepolisian. Alhasil masyarakat berhasil melakukan penyelamatan terhadap rekannya yang mau ditahan dan kemudian dievakuasi didalam kampung. Situasi sempat mereda dan masyarakat tetap berbaris-bertahan di depan jalan masuk dusun sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan-wajib nasional symbol keteguhan mempertahankan kampung halaman. Aksi saling mendorong pun sempat terjadi, dari lokasi massa terdengar kabar bahwa pihak kepolisian sebagian telah bersiap untuk meninggalkan lokasi, sesaat kemudian kembali sontak dengan kabar pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap 10 warga dan hendak mengepung dusun melalui jalan masuk lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jalan PT. Adei P &amp; I yang juga bisa menuju ke dusun telah terlihat rombongan kepolisian dalam jumlah yang cukup banyak (ratusan) dengan mengendarai mobil truck kepolisian dan mobil kepolisian lainnya menutup jalan tersebut sehingga warga panik karena khawatir kampung akan dikepung dan warga tergusur serta seluruh isi kampung diluluh lantahkan. Proses evakuasi pun dilaksanakan terhadap beberapa tokoh masyarakat termasuk juru runding yang diutus oleh masyarakat. Tepat pukul 11.35 WIB ketika proses evakuasi dilakukan bentrokan pun tak terelakkan ketika polisi memaksa warga untuk mundur dengan tindakan represif dan menggunakan persenjataan. Gas air mata pun ditembakkan oleh polisi melalui water cannon kearah warga sehingga membuat kondisi tak terkendali. Kabar yang didapat dari warga, polisi juga mengeluarkan tembakan dari senjata api (menembakkan peluru karet) sedikitnya melukai 2 warga terkena tembakan tersebut. Kemudian pada Pukul 12. 30 WIB polisi berusaha untuk melakukan penangkapan terhadap Ibu-Ibu namun hal ini coba untuk dicegah oleh salah satu pengurus Komite Pimpinan Pusat Serikat Tani Riau Antony Fitra karena Ibu-Ibu tersebut ada yang sedang dalam keadaan hamil dan ada anak-anak, namun upaya tersebut dihadang oleh pihak kepolisian. Antony Fitra sempat terkena tendangan dari pihak kepolisian sebanyak 2 kali di bagian kaki dan perut kemudian diseret paksa oleh pihak kepolisian beserta Ibu-Ibu. Warga yang ditangkap dimasukkan kedalam mobil kepolisian kemudian pada sekitar pukul 14.00 WIB dibawa ke Mapolsektif Mandau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi represif tersebut polisi secara serentak menembakkan gas air mata, peluru karet dari senjata api serta melakukan pemukulan terhadap warga dengan menggunakan pentungan sehingga situasi menjadi tak terkendali dan banyak warga yang terluka, ketika itu warga telah tercerai berai dan mencari tempat penyelamatan menyusuri belukar dan hutan disekitar kampung. Hal ini dikarenakan 2 helikopter terbang disekitar lokasi kemudian menjatuhkan bahan peledak diatas rumah warga satu persatu dan ledakan yang keras terjadi, satu persatu rumah warga terbakar sehingga kondisi semakin tak terkendali. Api pun semakin menjalar sehingga warga bersembunyi dalam posisi berpencar dan sebagian dievakuasi ke dalam kampung. Proses penangkapan pun terus dilakukan, disusul serangan darat oleh Samapta dengan menggunakan senjata api dan kemudian Satuan Polisi Pamong Praja beserta preman bayaran PT. Arara Abadi melakukan penyerangan terhadap masyarakat dengan melakukan pemukulan dan penangkapan terhadap masyarakat. Diakibatkan kondisi yang sangat represif peristiwa ini menelan korban meninggal dunia 1 jiwa (Putri, Umur 2 Tahun) anak dari warga dusun yang juga merupakan anggota Serikat Tani Riau akibat lari ketakutan dan masuk kedalam sumur. Jenazah Putri baru dapat dievakuasi pada malam hari akibat kondisi represif (dilokasi apabila ada warga yang beraktifitas ditangkap oleh kawanan preman, Satpol PP, Polisi dan PAM SWAKARSA). Tak hanya berhenti disitu alat berat pun segera dimobilisasi masuk kedalam kampung untuk membersihkan sisa kebakaran dan meluluh lantahkan seluruh asset yang dimiliki oleh masyarakat dusun termasuk sanggar belajar dan rumah ibadah. Laporan yang terakhir diperoleh dari warga sekitar 200 warga termasuk pengurus KPP STR ditahan di Mapolsektif Mandau, sekitar 200 warga bertahan di dalam kampung dan lebih dari 400 warga yang sampai sekarang masih berada ditengah hutan dalam kondisi berpencar dan belum bisa berkomunikasi termasuk warga sekitar desa tetangga yang ikut bersolidaritas (Desa Melibur, Tasik Serai, Tasik Serai Timur, Mandi Angin). Jumlah akurat kerugian masyarakat belum dapat dipastikan dikarenakan sedang berkonsentrasi untuk mengembalikan situasi menjadi kondusif, sementara sampai saat ini Polisi, Satpol PP, Pam Swakarsa PT. Arara Abadi dan Preman bayaran mengepung dusun dan memata-matai warga yang bersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Desember 2008 kemarin, Kepolisian dan Satpol PP menambah ratusan pasukan untuk masuk ke Suluk Bongkal sebanyak 8 Bus dan 8 truck serta alat berat 3 unit dan beberapa ekor anjing pelacak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-1002740832347629444?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/1002740832347629444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=1002740832347629444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/1002740832347629444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/1002740832347629444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2009/07/aparat-riau-tak-ada-hati-dan-pikiran.html' title='Aparat Riau tak ada hati dan pikiran'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-5443160463814594012</id><published>2009-06-29T13:42:00.000+07:00</published><updated>2009-06-29T13:43:26.233+07:00</updated><title type='text'>Lemak Perut</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Hampir semua orang suka membicarakan soal lemak yang satu ini: &lt;br /&gt;LEMAK PERUT! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaannya di tempat tersebut memang sangat tidak indah dilihat, sehingga para wanita berjuang untuk mengenyahkannya dengan cara apa pun. Untungnya, semakin banyak informasi yang diketahui soal lemak di perut, akan semakin mudah bagi kita untuk menyingkirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Semua lemak tidak sama.&lt;br /&gt;Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.&lt;br /&gt;Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Stres membuat Anda gemuk. &lt;br /&gt;Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, namun juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Waspadai apa yang Anda makan. &lt;br /&gt;Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, namun juga bagi pembuluh darah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengurangi lemak perut tidaklah sulit. &lt;br /&gt;Jika Anda tidak kelebihan berat badan namun masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gandum dapat mengusir lemak perut. &lt;br /&gt;Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama di mana Anda mengonsumsi gandum sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(http://www.preventionindonesia.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-5443160463814594012?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/5443160463814594012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=5443160463814594012' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5443160463814594012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5443160463814594012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2009/06/lemak-perut.html' title='Lemak Perut'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-8598960455760943548</id><published>2009-03-14T08:25:00.002+07:00</published><updated>2009-03-14T08:49:20.265+07:00</updated><title type='text'>5 Hal yang Jarang di Ketahui</title><content type='html'>1)Nomor Darurat &lt;br /&gt;  Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi anda, dan yang menarik,nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad dilock. Cobalah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil? &lt;br /&gt;  Anda memakai kunci remote?Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu dekatkan HP andakurang lebih 30cmdari mobil, dan minta orang rumah untuk menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon yang dipakainya) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Baterai cadangan tersembunyi &lt;br /&gt;  Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon penting, dan telpon anda dibuat oleh NOKIA, silahkan tekan *3370#, maka telpon anda otomatis restart danbaterai akan bertambah 50%. Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Tips untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda ( Jakarta area only) Ketik :contoh metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti akan ada balasan darikepolisian mengenai data2 kendaraan anda, tips ini juga berguna untukmengetahui data2 mobil bekas yang hendak anda beli/incar. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5)Jika anda sedang terancam jiwanya karena  : &lt;br /&gt;  dirampok/ditodong seseorang untuk mengeluarkan uang dari atm,maka anda bisa minta pertolongan diam2 dengan memberikan nomor pin secara terbalik,misal no asli pin anda 1254 input 4521 di atm maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya ke kantor polisi tanpa diketahui pencuri tsb. Fasilitas ini tersedia di seluruh atm tapi hanya sedikit orang yang tahu tolong kasih tahu info kepada yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-8598960455760943548?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/8598960455760943548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=8598960455760943548' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/8598960455760943548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/8598960455760943548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2009/03/5-hal-yang-jarang-di-ketahui.html' title='5 Hal yang Jarang di Ketahui'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-673686634512808149</id><published>2008-12-31T16:37:00.001+07:00</published><updated>2008-12-31T16:38:36.252+07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang Tahun 2009</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVs9g80PqBI/AAAAAAAAAMs/rvN3zfH9jEc/s1600-h/fourth_fireworks_1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 259px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVs9g80PqBI/AAAAAAAAAMs/rvN3zfH9jEc/s400/fourth_fireworks_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285886223939774482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-673686634512808149?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/673686634512808149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=673686634512808149' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/673686634512808149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/673686634512808149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/12/selamat-datang-tahun-2009.html' title='Selamat Datang Tahun 2009'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVs9g80PqBI/AAAAAAAAAMs/rvN3zfH9jEc/s72-c/fourth_fireworks_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-7311629940155791483</id><published>2008-12-29T09:54:00.003+07:00</published><updated>2008-12-29T10:02:45.373+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kalimah ALLAH di jari setiap insan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu bukti kekuasaan Allah bahwa Ia ada disetiap tubuh kita dan sangat dekat... Allah hu Akbar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVg9q1hqK1I/AAAAAAAAAMc/hqArSc2BRSM/s1600-h/tangan.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVg9q1hqK1I/AAAAAAAAAMc/hqArSc2BRSM/s400/tangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285041968851331922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-7311629940155791483?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/7311629940155791483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=7311629940155791483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/7311629940155791483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/7311629940155791483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/12/kalimah-allah-di-jari-setiap-insan-ini.html' title=''/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SVg9q1hqK1I/AAAAAAAAAMc/hqArSc2BRSM/s72-c/tangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-1505182481519719015</id><published>2008-12-02T08:19:00.003+07:00</published><updated>2008-12-02T08:47:37.468+07:00</updated><title type='text'>Ranai in Nopember</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-28e750e9b49e8fc6" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v7.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D28e750e9b49e8fc6%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330194268%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D13A703FC60E00711C5690A6C3DC7ED7D89DCE734.97FDC4C630170941C46F492FBD1AD7067615D5A%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D28e750e9b49e8fc6%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DxCTplp7dxPVXjLIiwQ7F2MZXQZk&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v7.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D28e750e9b49e8fc6%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330194268%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D13A703FC60E00711C5690A6C3DC7ED7D89DCE734.97FDC4C630170941C46F492FBD1AD7067615D5A%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D28e750e9b49e8fc6%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DxCTplp7dxPVXjLIiwQ7F2MZXQZk&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-1505182481519719015?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=28e750e9b49e8fc6&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/1505182481519719015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=1505182481519719015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/1505182481519719015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/1505182481519719015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/12/ranai-in-nopember.html' title='Ranai in Nopember'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-8580959408464925684</id><published>2008-10-26T01:43:00.004+07:00</published><updated>2008-10-26T23:03:15.277+07:00</updated><title type='text'>Kiamat ???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5amchNI/AAAAAAAAAJg/wOZq52-HIaw/s1600-h/lavaflow.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 244px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5amchNI/AAAAAAAAAJg/wOZq52-HIaw/s320/lavaflow.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261171821882672338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Letusan Gunung Api Dunia (di Nusantara?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Harus kita ketahui bersama, berdasarkan catatan yang telah dibuat oleh sejarawan dan para ahli geolgis bahwa 4 letusan api yang terbesar disepanjang umur bumi ini, 3 diantaranya ada di Indonesia.&lt;br /&gt;Dari penelitian geologis dan catatan sejarah memang menunjukkan sejumlah bencana besar pernah terjadi di kawasan Asia Tenggara, terakhir adalah gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Nias. Bencana lainnya yang sering terjadi di kawasan itu adalah letusan gunung berapi. Dari hipotesis, penelitian geologis, dan sejarah juga menunjukkan setidaknya ada tiga letusan gunung api terbesar yang menjadi perhatian dunia.&lt;br /&gt;Di dalam buku Volcanoes in Human History karya Jelle Zeilinga de Boer dan Donald Theodore Sanders yang diterbitkan tahun 2001 disebutkan Gunung Toba yang berada di Sumatera Utara meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu merupakan letusan gunung api terbesar, kemudian Gunung Tambora di Pulau Sumbawa yang meletus tahun 1815, dan urutan berikutnya Gunung Thera di kawasan Mediterania, dekat Pulau Kreta sekitar tahun 1630 sebelum Masehi. Urutan keempat adalah Gunung Krakatau yang berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera meletus pada tahun 1883.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv55eekHI/AAAAAAAAAJ4/_KR9ko4VZXM/s1600-h/4062021-lg.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv55eekHI/AAAAAAAAAJ4/_KR9ko4VZXM/s320/4062021-lg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261171830170751090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keempat gunung yang tergolong besar letusannya itu, catatan mengenai letusan Gunung Tambora dan Gunung Krakatau mungkin paling lengkap. Kathy Furgang menulis buku berjudul Tambora a Killer Volcano from Indonesia (2001) dan Simon Winchester menulis buku berjudul Krakatau The Day The World Exploded (2003).&lt;br /&gt;Meski belum ditulis dalam bentuk buku yang lebih populer, upaya untuk mengetahui mengenai letusan Gunung Toba banyak dilakukan. Pada tahun 1998 antropolog Stanley Ambrose dari Universitas of Illinois at Urbana Champaign dalam Journal of Human Evolution menyebutkan, ada kejadian besar yang disebut "musim dingin vulkanis" yang merupakan suhu terdingin setelah 1.000 tahun abad es yang terakhir. Ambrose memperkirakan kejadian itu pada 71.000 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Dalam membuat hipotesis ini Ambrose dibantu oleh beberapa ahli genetik dan ahli gunung berapi. Ia memperkirakan letusan itu telah menyebabkan musim dingin selama enam tahun di bumi dan mengubah secara signifikan iklim pada seribu tahun kemudian.&lt;br /&gt;Kejadian itu menyebabkan kelaparan dan kematian pada manusia di seluruh dunia. Pada masa itu terjadi diferensiasi atau divergensi genetik dari populasi yang selamat dari bencana itu. Ambrose mengatakan, bila perhitungan ahli genetik benar, maka diperkirakan populasi manusia modern hanya tinggal sekitar 15.000 hingga 40.000 orang. Ia berkeyakinan kejadian itu adalah meletusnya Gunung Toba di Sumatera.&lt;br /&gt;PENELITIAN letusan Gunung Toba itu juga dilakukan. Pada tahun 2003 beberapa ilmuwan di India meneliti dampak letusan Gunung Toba terhadap populasi manusia pada zaman palaeolitik di India. Seorang peneliti selama enam bulan pertama berada di daerah Kurnool di Distrik Andhra Pradesh. Di daerah itu ia menyurvei goa dan daerah yang diperkirakan kaya dengan abu vulkanis dan bukti-bukti arkelologis sebelum masa palaeolitik hingga megalitik.&lt;br /&gt;Gunung Toba memang menarik perhatian banyak peneliti. Gunung Toba diperkirakan memuntahkan material hingga 3.000 kilometer kubik ke atmosfer hingga disebut sebagai "supervolcano". Jumlah material ini sama dengan 3.000 kali letusan Gunung Sint Helena yang terjadi pada tahun 1980.&lt;br /&gt;Dalam sebuah buku pelatihan mengenai bencana di Universitas Utah di Amerika Serikat disebutkan, gas dan debu dikeluarkan dari Gunung Toba. Sejumlah tanaman dan binatang bisa tetap hidup meski suhu bumi turun hingga 15 derajat Celcius akibat sinar matahari tertutup oleh debu itu. Jumlah manusia diperkirakan hanya tinggal ribuan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5kfTRLI/AAAAAAAAAJw/IgcsbfnDOx4/s1600-h/489beeca0fe359.83869324frogview-gallery.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 288px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5kfTRLI/AAAAAAAAAJw/IgcsbfnDOx4/s320/489beeca0fe359.83869324frogview-gallery.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261171824537060530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei dan berbagai analisis terhadap Gunung Toba terus dilakukan. Salah satu yang kontroversial adalah pernyataan seorang ahli dari Australia yang menyatakan kemungkinan Gunung Toba akan aktif.&lt;br /&gt;Akan tetapi, pendapat itu dibantah oleh peneliti dari Indonesia. Kepala Bidang Seismologi Teknik dan Tsunami Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Dr Fauzi mengatakan, pendapat yang menyatakan Danau Toba akan mengering atau meletus akibat gempa besar di pesisir barat Sumatera sangat spekulatif dan tidak memiliki dasar ilmiah yang bisa diterima (Kompas, 18/4/2005).&lt;br /&gt;Menurut Fauzi, keberadaan Danau Toba bahkan dapat berfungsi mengurangi aktivitas Sesar Sumatera atau Sesar Semangko. Danau Toba berada sekitar 10 kilometer sebelah timur Sesar Sumatera.&lt;br /&gt;"Adanya Danau Toba justru yang membuat Sesar Sumatera aseismik atau tidak bergetar," tambahnya. Peredaman aktivitas sesar tersebut dapat terjadi karena ada pemanasan pengangkatan dari magma, aliran panas yang lebih tinggi mengakibatkan tanah di sekitar sesar tidak kaku atau rigid. Sebab, bila kaku akan menyebabkan patah.&lt;br /&gt;Meski demikian, di beberapa buku masih disebutkan Gunung Toba tidak mati. Gunung Toba hanya tidur dan kemungkinan suatu saat bisa kembali meletus dengan letusan dengan sangat hebat dan bisa merusak kehidupan di planet ini.&lt;br /&gt;LETUSAN besar yang catatannya lengkap adalah Gunung Tambora. Letusan gunung itu memuntahkan material sebanyak 100-150 kilometer kubik. Sekitar 10.000 orang mati dalam bencana ini akibat letusan, kejatuhan material vulkanis, dan terkena aliran lava pijar. Lemparan abu ke angkasa mengakibatkan lapisan atas atmosfer membentuk warna lembayung seperti matahari hendak tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5Yh21yI/AAAAAAAAAJo/h1808aXNXz0/s1600-h/sumatra-super-volcano.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5Yh21yI/AAAAAAAAAJo/h1808aXNXz0/s320/sumatra-super-volcano.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261171821326554914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu global mengalami penurunan yang kemudian dikenal tahun tanpa musim panas. Jumlah orang yang meninggal bertambah bila dampak tidak langsung dari letusan itu berupa munculnya penyakit dan kelaparan setelah bencana itu dihitung. Korban yang meninggal sebagai akibat tidak langsung dari letusan Gunung Tambora mencapai sekitar 82.000 jiwa.&lt;br /&gt;Adapun Gunung Krakatau yang meletus tahun 1883 melempar material vulkanis sebanyak 18 kilometer kubik. Saking kerasnya letusan ini terdengar hingga Australia dan Pulau Rodriogues yang terletak di antara Pulau Diego Gracia yang berada tidak jauh dari Mauritius. Suara letusan gunung itu terdengar hingga 3.000 kilometer dari tempat asal letusan. Letusan ini juga mengakibatkan penurunan temperatur global.&lt;br /&gt;Korban yang meninggal akibat tertimpa lemparan material dan terutama akibat gelombang tsunami mencapai 35.000 jiwa. Saat menjelang terjadinya tsunami, beberapa orang yang berada di pantai malah mengambil ikan ketika laut surut. .Sejak letusan itu, sebuah gunung kecil yang kemudian disebut Anak Krakatau muncul di tempat itu. Anak Krakatau masih aktif sampai sekarang.&lt;br /&gt;Berbagai cerita menarik tertulis dalam buku Krakatau When The Day The World Exploded. Konfirmasi letusan Krakatau paling awal berasal dari sumber yang sama sekali tidak diduga, yaitu dari pabrik pemasok gas untuk Kota Batavia (sekarang Jakarta) yang terletak di sebelah selatan kota itu. Pada waktu itu pasokan gas digunakan untuk penerangan jalan.&lt;br /&gt;Ketika letusan terjadi pada tanggal 27 Agustus 1883 seorang pengawas pabrik melihat perubahan naik turun yang sangat cepat pada gasometer. Perubahan ini akibat perubahan tekanan atmosfer. Catatan perubahan tekanan atmosfer itu dan juga waktu perubahan tekanan itu kini yang digunakan para ahli untuk meneliti letusan Krakatau itu. Catatan asli dari perubahan tekanan itu masih ada.&lt;br /&gt;Letusan Krakatau juga melemparkan kapal yang tidak jauh berada di tempat itu. Sial bagi Kapal Berouw, kapal milik Belanda yang dilengkapi berbagai jenis senjata, yang terlempar hingga satu setengah mil ke arah hulu Sungai Kuripan di Lampung.&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah itu sejumlah tim penyelamat sempat mendatangi kapal itu, namun kemudian mendiamkan bangkai kapal itu. Sampai tahun 1980-an dilaporkan masih ada sebagian kecil bangkai kapal itu. Penduduk setempat mengambil bagian-bagian kapal itu sebagai besi tua.&lt;br /&gt;Dari tiga letusan gunung api di Indonesia cukup menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana atau bisa dikatakan juga bahwa wilayah di sepanjang nusantara ini merupakan pusat Laboratorium bencana Gempa, Gunung Api dan Tsunami di dunia. &lt;br /&gt;Ini yang kita sikapi secara arif,..&lt;br /&gt;Bersahabat dengan bencana dan jangan menjadikan ia sebagai masalah yang harus kita “elakkan”… Kita harus melihat kebelakang sebelum menentukan kebijakan, bentuk kearifan lokal yang dilakukan oleh nenek moyang bangsa kita dalam menyikapi bencana gempa dan lain-lainnya. Contoh kecil yang kita bisa ambil, dalam membangun rumah selalu dengan bentuk yang anti “bencana alam”. Tidak serakah dalam pemakaian sumber daya alam. &lt;br /&gt;Semoga kita dapat melakukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bench marking&lt;/span&gt; dari apa yang telah dilakukan oleh leluhur kita yang arif, dan bersahabat dengan bencana (alam).&lt;br /&gt;(dari multi sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-8580959408464925684?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/8580959408464925684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=8580959408464925684' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/8580959408464925684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/8580959408464925684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/10/letusan-gunung-api-di-dunia-di.html' title='Kiamat ???'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SQNv5amchNI/AAAAAAAAAJg/wOZq52-HIaw/s72-c/lavaflow.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-6261023647080475143</id><published>2008-08-24T15:51:00.006+07:00</published><updated>2008-08-24T16:07:41.881+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan</title><content type='html'>Ramadhan telah tiba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang usia ini..&lt;br /&gt;Hanya dosa menabur di diri&lt;br /&gt;Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Pengasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SLEhXsBybSI/AAAAAAAAAHw/7CLvgpJZesA/s1600-h/large_ramadan2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SLEhXsBybSI/AAAAAAAAAHw/7CLvgpJZesA/s400/large_ramadan2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238004532447964450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku"rebahkan" jiwa ini untukmu Ya Ramadhan&lt;br /&gt;Mengharap suci diri ini kembali&lt;br /&gt;Seperti saat terlahir lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Datang Bulan Suci Penuh Berkah&lt;br /&gt;Marhaban Syahrus Shiam&lt;br /&gt;Marhaban Yaa Ramadhan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SLEiG_O1sYI/AAAAAAAAAH4/BuSPUr0tJbg/s1600-h/ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SLEiG_O1sYI/AAAAAAAAAH4/BuSPUr0tJbg/s400/ramadhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238005345056829826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-6261023647080475143?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/6261023647080475143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=6261023647080475143' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/6261023647080475143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/6261023647080475143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/08/marhaban-yaa-ramadhan.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SLEhXsBybSI/AAAAAAAAAHw/7CLvgpJZesA/s72-c/large_ramadan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-5801217324420158574</id><published>2008-08-17T16:56:00.004+07:00</published><updated>2008-08-17T17:42:43.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Merdeka'/><title type='text'>Merdeka!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7Fp8zAbI/AAAAAAAAAHI/lXYs4TbsSTw/s1600-h/as.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7Fp8zAbI/AAAAAAAAAHI/lXYs4TbsSTw/s400/as.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235429166420263346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah SERATUS tahun bangsa dan pemuda kita bangkit kebodohan&lt;br /&gt;Sudah ENAM PULUH TIGA tahun lamanya bangsa ini lepas kolonial..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7FiuS1HI/AAAAAAAAAHA/z8W8wWBuvxA/s1600-h/shata.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7FiuS1HI/AAAAAAAAAHA/z8W8wWBuvxA/s400/shata.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235429164480386162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7FVMut4I/AAAAAAAAAG4/TRzuGuWjxNg/s1600-h/350px-Proklamasi.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7FVMut4I/AAAAAAAAAG4/TRzuGuWjxNg/s400/350px-Proklamasi.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235429160849946498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah  .....!!!&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita banggakan....&lt;br /&gt;Dahulu kita lebih maju dan lebih dahulu merdeka...&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;Sekarang..&lt;br /&gt;Dibanding dengan tetangga dekat saja kita akan malu...&lt;br /&gt;Masih jauh dari harapan dan hajat orang banyak....&lt;br /&gt;Mereka jauh lebih MUDA umurnya dari kita....&lt;br /&gt;Semoga kita bisa berpikir, berpikir, dan berpikir...&lt;br /&gt;Semoga dengan peringatan kemerdekaan kita yang&lt;br /&gt;ke ENAM PULUH TIGA ..&lt;br /&gt;Kita mampu lebih maju setidaknya sama dengan tetangga yang lebih jauh muda&lt;br /&gt;dan lebih jauh maju dari kita&lt;br /&gt;Semoga..&lt;br /&gt;dan &lt;br /&gt;MERDEKA....!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKgAXXWIBuI/AAAAAAAAAHQ/DbChlL2_A24/s1600-h/The%2520Salute.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKgAXXWIBuI/AAAAAAAAAHQ/DbChlL2_A24/s400/The%2520Salute.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235434968222009058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIRGAHAYU BANGSA DAN NEGERIKU...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-5801217324420158574?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/5801217324420158574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=5801217324420158574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5801217324420158574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5801217324420158574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/08/merdeka.html' title='Merdeka!!!'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SKf7Fp8zAbI/AAAAAAAAAHI/lXYs4TbsSTw/s72-c/as.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-7069846458838048773</id><published>2008-07-22T01:34:00.003+07:00</published><updated>2008-12-14T17:48:34.226+07:00</updated><title type='text'>Dubai City</title><content type='html'>Pola Pohon Palem kota dan sekitar Dubai City&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXwRBm_sI/AAAAAAAAAF8/msDy_3IYHlk/s1600-h/06-dubai-palmtree-island.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXwRBm_sI/AAAAAAAAAF8/msDy_3IYHlk/s320/06-dubai-palmtree-island.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225538691860463298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Trump Hotel el_Dubai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXwV1h6OI/AAAAAAAAAGE/t2POZ8wvFGE/s1600-h/17-trumphoteldubai-custom.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXwV1h6OI/AAAAAAAAAGE/t2POZ8wvFGE/s320/17-trumphoteldubai-custom.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225538693151975650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unique desain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXw2X7gYI/AAAAAAAAAGM/Qqn3UsOakzs/s1600-h/1609jameslawdothedubaishuff.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXw2X7gYI/AAAAAAAAAGM/Qqn3UsOakzs/s320/1609jameslawdothedubaishuff.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225538701886194050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Dubai..&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXxLXTvJI/AAAAAAAAAGU/vz-4disaAqw/s1600-h/dubai-bridge4.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXxLXTvJI/AAAAAAAAAGU/vz-4disaAqw/s320/dubai-bridge4.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225538707520732306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kita bisa macam ni...&lt;br /&gt;ehm ehmm... nyaaman...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-7069846458838048773?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/7069846458838048773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=7069846458838048773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/7069846458838048773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/7069846458838048773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/07/dubai-city.html' title='Dubai City'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITXwRBm_sI/AAAAAAAAAF8/msDy_3IYHlk/s72-c/06-dubai-palmtree-island.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-508208109129049445</id><published>2008-07-22T01:20:00.004+07:00</published><updated>2008-12-14T17:48:35.768+07:00</updated><title type='text'>AYAM KEBULUR DI LUMBUNG PADI</title><content type='html'>Ihwal ia hanya sebuah ibarat ungkapan "anak ayam mati di lumbung padi" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diseluruh TANAH AIR kita begitu kaya akan mineral, mineral resource, human resource yang selalu kita ekspor ke berbagai belahan dunia.. terutama dari Pulau Jawa khususnya. Dari Aceh (Gas &amp; Minyak) bahkan kandungan terbaru sejak pasca "smoong" ditemukan sumber gas dan mineral yang merupakan terbesar di dunia. Hingga ke Irian (dengan 2 maha gunung emas nya yang dikuras oleh bangsa Freeport).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal menurut pacal yang hina, dari pucok dan pimpinan terlalu terbuai dengan rayuan dan kurang cermat serta takut [akan tanah tak garap orang lain pak de... (?)] hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis cuba membawa para cyber untuk  mengalih pandangan dan melihat (kurang sedikit) arah kiblat.. arah ke Kota Dubai.. maksudnye.. ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita cube renungkan dan mengaban sedikit, hm..  bandingkan jika sama Negeri Dubai di Timteng sane.. apa yang  terjadi hanya dalam dekade 15 tahunan sahaje... hmmm&lt;br /&gt;Lets see.... gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU7iNjK4I/AAAAAAAAAFU/yyusmHUjsP4/s1600-h/dubai1991bbc.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU7iNjK4I/AAAAAAAAAFU/yyusmHUjsP4/s320/dubai1991bbc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225535586917624706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kota Dubai pada tahun 1991, gersang dan kosong... hanya mengandal minyak saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yang terjadi saat ini untuk lokasi yang sama,  dan yang berlangsung sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU7iz22YI/AAAAAAAAAFc/IrNlv7TZjTM/s1600-h/dubai2005bbc.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU7iz22YI/AAAAAAAAAFc/IrNlv7TZjTM/s320/dubai2005bbc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225535587078297986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU76_q-TI/AAAAAAAAAFk/99uOJ30Q128/s1600-h/04-the-madness.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU76_q-TI/AAAAAAAAAFk/99uOJ30Q128/s320/04-the-madness.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225535593570302258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala pusat kegiatan bisnis, interpreneur, karya terbaik umat dibumi saat ini, pusat mall, hotel dengan karya terbaik didunia dan desain terindah dan tertinggi yang nantinya tak ingin di tandingi berlangsung dan terus dikembangkan di Kota ini...&lt;br /&gt;Hal ini semata untuk menarik orang berkunjung dan membelanjakan uang di Kota Dubai.. &lt;br /&gt; Begitu indah permai dan menakjubkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU79Tu7AI/AAAAAAAAAFs/V6DEoFAxoQo/s1600-h/596px-Burj_Dubai_March07.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU79Tu7AI/AAAAAAAAAFs/V6DEoFAxoQo/s320/596px-Burj_Dubai_March07.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225535594191318018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kembali ketanah.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpama kan..&lt;br /&gt;Conoco yang nota bene pekerja asing pada level pucok dan pemodal asing yang mengelola gas alam Blok Natuna, merupakan awalnya upaya dan ide oleh para pimpinan orde baru adalah untuk memproteksi utara dari bagian indonesia itu (batas wilayah indonesia di Laut China Selatan) agar tak ada yang berani mengusik.....&lt;br /&gt;Ia... mari kita lihat peta berikut.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU8GbA29I/AAAAAAAAAF0/AQDP87BHDFg/s1600-h/pipa-gas-singapura3.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU8GbA29I/AAAAAAAAAF0/AQDP87BHDFg/s320/pipa-gas-singapura3.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225535596637772754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. benar .. hampir semua lokasi penambangan field nya atau anjungan minyak dan gas itu berada pada posisi batas negara kita yang tercinta, artinya sejak tahun 1970-an hingga awal 2000-an baru ia exploitasi..&lt;br /&gt;Artinya lagi kawasan itu aman dari ancaman keamanan dari pihak negara lain.. siapa yang berani ganggu aset USA?... Begitu (hebatnya) pimpinan saat itu menggagaskan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berape persen dan apa yang kita dapat, tak usah itung2 untung... nanti malah buntung...&lt;br /&gt;Berapa jatah bagi nye..   50% - 50%  ?... meimpie kale...&lt;br /&gt;20%-70%,.. tidak,.. &lt;br /&gt;10%-90% hmmm&lt;br /&gt;Haaa.. 99,99% - 0,034%.. apa iye..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan itu dikaji... kita memang kurang.. &lt;br /&gt;Kurang nggerti, kurang tahu, kurang berani, kurang pandai....  iye...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diumpamakan Dubai itu hanya bagian kecil dari negara di dunia ini yang berani memperkaryakan bangsa asing untuk kepentingang bangsanya sendiri... mereka (Dubai) membayar mahal tenaga asing terampil untuk bekerja di ladang minyak dan membangun infrastruktur pendukungnya.. dengan catatan .. bagian-bagian didapat wajar dan sesuai hukum.. apakah hukum dagang islam.. &lt;br /&gt;Kite.... nak dikelola oleh BUMN yang pernah untung? .... Dalam mengelola minyak.. malah banyak karyawan yang dirumahkan dan minta pencen awal-awal, takot duit tolak tak kebagian... mual rasenya...  (muntahlah)..&lt;br /&gt; Ini akhirnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA HARUS BERANI MEMBAYAR ORANG ASING UNTUK BEKERJA DI NEGERI KITA YANG KAYA INI... Lihat perbandingan ....&lt;br /&gt;Kota Hawai, Dubai, Qatar..  &gt;&gt;&gt; mana yang banyak pribumi atau orang asing yang bekerja....&lt;br /&gt;Kecerdikan China  dan India yang nantinya...&lt;br /&gt;Indonesia….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kite harus belajar dari sejarah... Ingat mukjizat terbesar di bumi yang diberikan kepada Junjungan kita, juga sejarah...&lt;br /&gt;Kita tak pernah belajar ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah ... Astaghfirullah ... Astaghfirullah ... hal azim...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-508208109129049445?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/508208109129049445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=508208109129049445' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/508208109129049445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/508208109129049445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/07/ayam-kebulur-di-lumbung-padi.html' title='AYAM KEBULUR DI LUMBUNG PADI'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SITU7iNjK4I/AAAAAAAAAFU/yyusmHUjsP4/s72-c/dubai1991bbc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-2024537102437942862</id><published>2008-07-17T09:57:00.001+07:00</published><updated>2008-07-17T10:01:51.651+07:00</updated><title type='text'>Ayat Ayat Tuah (AAT) sebuah Pujian....</title><content type='html'>INILAH GURINDAM DUABELAS NAMANYA&lt;br /&gt;Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya. Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana telah ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu pasangnya bersalahan dengan gurindam. Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu jadi seperti jawab.&lt;br /&gt;Bermula inilah rupanya syair.&lt;br /&gt;Dengarkan tuan suatu rencana&lt;br /&gt;Mengarang di dalam gundah gulana&lt;br /&gt;Barangkali gurindam kurang kena&lt;br /&gt;Tuan betulkan dengan sempurna&lt;br /&gt;Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini&lt;br /&gt;Persamaan yang indah-indah&lt;br /&gt;Yaitu ilmu yang memberi faedah&lt;br /&gt;Aku hendak bertutur&lt;br /&gt;Akan gurindam yang beratur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa tiada memegang agama&lt;br /&gt;Segala-gala tiada boleh dibilang nama&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal yang empat&lt;br /&gt;Maka yaitulah orang yang ma’rifat&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal Allah&lt;br /&gt;Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal diri&lt;br /&gt;Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal dunia&lt;br /&gt;Tahulah ia barang yang terpedaya&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal akhirat&lt;br /&gt;Tahulah ia dunia mudharat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa mengenal yang tersebut&lt;br /&gt;Tahulah ia makna takut&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan sembahyang&lt;br /&gt;Seperti rumah tiada bertiang&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan puasa&lt;br /&gt;Tidaklah mendapat dua termasa&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan zakat&lt;br /&gt;Tiadalah hartanya beroleh berkat&lt;br /&gt;Barang siapa meninggalkan haji&lt;br /&gt;Tiadalah ia menyempurnakan janji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara mata&lt;br /&gt;Sedikitlah cita-cita&lt;br /&gt;Apabila terpelihara kuping&lt;br /&gt;Khabar yang jahat tiadalah damping&lt;br /&gt;Apabila terpelihara lidah&lt;br /&gt;Niscaya dapat daripadanya faedah&lt;br /&gt;Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan&lt;br /&gt;Daripada segala berat dan ringan&lt;br /&gt;Apabila perut terlalu penuh&lt;br /&gt;Keluarlah fi’il yang tidak senonoh&lt;br /&gt;Anggota tengah hendaklah ingat&lt;br /&gt;Di situlah banyak orang yang hilang semangat&lt;br /&gt;Hendaklah peliharakan kaki&lt;br /&gt;Daripada berjalan yang membawa rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati itu kerajaan di dalam tubuh&lt;br /&gt;Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh&lt;br /&gt;Apabila dengki sudah bertanah&lt;br /&gt;Datanglah daripadanya beberapa anak panah&lt;br /&gt;Mengumpat dam memuji hendaklah pikir&lt;br /&gt;Di situlah banyak orang yang tergelincir&lt;br /&gt;Pekerjaan marah jangan dibela&lt;br /&gt;Nanti hilang akal di kepala&lt;br /&gt;Jika sedikitpun berbuat bohong&lt;br /&gt;Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung&lt;br /&gt;Tanda orang yang amat celaka&lt;br /&gt;Aib dirinya tiada ia sangka&lt;br /&gt;Bakhil jangan diberi singgah&lt;br /&gt;Itulah perompak yang amat gagah&lt;br /&gt;Barang siapa yang sudah besar&lt;br /&gt;Janganlah kelakuannya membuat kasar&lt;br /&gt;Barang siapa perkataan kotor&lt;br /&gt;Mulutnya itu umpama ketor&lt;br /&gt;Di manakah salah diri&lt;br /&gt;Jika tidak orang lain yang berperi&lt;br /&gt;Pekerjaan takbur jangan direpih&lt;br /&gt;Sebelum mati didapat juga sepih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang berbangsa&lt;br /&gt;Lihat kepada budi dan bahasa&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berbahagia&lt;br /&gt;Sangat memeliharakan yang sia-sia&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang mulia&lt;br /&gt;Lihatlah kepada kelakuan dia&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berilmu&lt;br /&gt;Bertanya dan belajar tiadalah jemu&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang berakal&lt;br /&gt;Di dalam dunia mengambil bekal&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang yang baik perangai&lt;br /&gt;Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan sahabat&lt;br /&gt;Yang boleh dijadikan obat&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan guru&lt;br /&gt;Yang boleh tahukan tiap seteru&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan isteri&lt;br /&gt;Yang boleh menyerahkan diri&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan kawan&lt;br /&gt;Pilih segala orang yang setiawan&lt;br /&gt;Cahari olehmu akan abdi&lt;br /&gt;Yang ada baik sedikit budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila banyak berkata-kata&lt;br /&gt;Di situlah jalan masuk dusta&lt;br /&gt;Apabila banyak berlebih-lebihan suka&lt;br /&gt;Itu tanda hampirkan duka&lt;br /&gt;Apabila kita kurang siasat&lt;br /&gt;Itulah tanda pekerjaan hendak sesat&lt;br /&gt;Apabila anak tidak dilatih&lt;br /&gt;Jika besar bapanya letih&lt;br /&gt;Apabila banyak mencacat orang&lt;br /&gt;Itulah tanda dirinya kurang&lt;br /&gt;Apabila orang yang banyak tidur&lt;br /&gt;Sia-sia sajalah umur&lt;br /&gt;Apabila mendengar akan kabar&lt;br /&gt;Menerimanya itu hendaklah sabar&lt;br /&gt;Apabila mendengar akan aduan&lt;br /&gt;Membicarakannya itu hendaklah cemburuan&lt;br /&gt;Apabila perkataan yang lemah lembut&lt;br /&gt;Lekaslah segala orang mengikut&lt;br /&gt;Apabila perkataan yang amat kasar&lt;br /&gt;Lekaslah orang sekalian gusar&lt;br /&gt;Apabila pekerjaan yang amat benar&lt;br /&gt;Tidak boleh orang berbuat onar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa khianat akan dirinya&lt;br /&gt;Apalagi kepada lainnya&lt;br /&gt;Kepada dirinya ia aniaya&lt;br /&gt;Orang itu jangan engkau percaya&lt;br /&gt;Lidah suka membenarkan dirinya&lt;br /&gt;Daripada yang lain dapat kesalahannya&lt;br /&gt;Daripada memuji diri hendaklah sabar&lt;br /&gt;Biar daripada orang datangnya kabar&lt;br /&gt;Orang yang suka menampakkan jasa&lt;br /&gt;Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa&lt;br /&gt;Kejahatan diri disembunyikan&lt;br /&gt;Kebajikan diri diamkan&lt;br /&gt;Ke’aiban orang jangan dibuka&lt;br /&gt;Ke’aiban diri hendaklah sangka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan&lt;br /&gt;Bukannya manusia yaitulah syaitan&lt;br /&gt;Kejahatan seorang perempuan tua&lt;br /&gt;Itulah iblis punya penggawa&lt;br /&gt;Kepada segala hamba-hamba raja&lt;br /&gt;Di situlah syaitan tempatnya manja&lt;br /&gt;Kebanyakan orang yang muda-muda&lt;br /&gt;Di situlah syaitan tempat bergoda&lt;br /&gt;Perkumpulan laki-laki dengan perempuan&lt;br /&gt;Di situlah syaitan punya jamuan&lt;br /&gt;Adapun orang tua(h) yang hemat&lt;br /&gt;Syaitan tak suka membuat sahabat&lt;br /&gt;Jika orang muda kuat berguru&lt;br /&gt;Dengan syaitan jadi berseteru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bapa jangan derhaka&lt;br /&gt;Supaya Allah tidak murka&lt;br /&gt;Dengan ibu hendaklah hormat&lt;br /&gt;Supaya badan dapat selamat&lt;br /&gt;Dengan anak janganlah lalai&lt;br /&gt;Supaya boleh naik ke tengah balai&lt;br /&gt;Dengan kawan hendaklah adil&lt;br /&gt;Supaya tangannya jadi kapil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah berjasa&lt;br /&gt;Kepada yang sebangsa&lt;br /&gt;Hendak jadi kepala&lt;br /&gt;Buang perangai yang cela&lt;br /&gt;Hendaklah memegang amanat&lt;br /&gt;Buanglah khianat&lt;br /&gt;Hendak marah&lt;br /&gt;Dahulukan hujjah&lt;br /&gt;Hendak dimalui&lt;br /&gt;Jangan memalui&lt;br /&gt;Hendak ramai&lt;br /&gt;Murahkan perangai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja mufakat dengan menteri&lt;br /&gt;Seperti kebun berpagarkan duri&lt;br /&gt;Betul hati kepada raja&lt;br /&gt;Tanda jadi sebarang kerja&lt;br /&gt;Hukum adil atas rakyat&lt;br /&gt;Tanda raja beroleh inayat&lt;br /&gt;Kasihkan orang yang berilmu&lt;br /&gt;Tanda rahmat atas dirimu&lt;br /&gt;Hormat akan orang yang pandai&lt;br /&gt;Tanda mengenal kasa dan cindai&lt;br /&gt;Ingatkan dirinya mati&lt;br /&gt;Itulah asal berbuat bakti&lt;br /&gt;Akhirat itu terlalu nyata&lt;br /&gt;Kepada hati yang tidak buta&lt;br /&gt;Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima Negeri Riau Pulau Penyengat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-2024537102437942862?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/2024537102437942862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=2024537102437942862' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/2024537102437942862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/2024537102437942862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/07/ayat-ayat-tuah-aat-sebuah-pujian.html' title='Ayat Ayat Tuah (AAT) sebuah Pujian....'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-5618814711133017483</id><published>2008-07-07T16:09:00.003+07:00</published><updated>2008-07-07T16:19:37.730+07:00</updated><title type='text'>BBm (bukan majalah mesum)</title><content type='html'>Pernyataan bahwa kenaikan BBM demi orang miskin juga harus dipertanyakan karena faktanya, menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Reformasi Pertambangan dan Energi Pri Agung Rakhmanto, (Kompas, (7/5), kenaikan harga BBM sebesar 30 persen berpotensi mengakibatkan orang miskin bertambah sebesar 8,55 persen atau sekitar 15,68 juta jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan Tunai Langsung (BLT) plus sembako yang akan dibagikan kepada 19 juta rakyat miskin jelas tidak mencukupi karena selain jumlahnya kurang, sifatnya hanya sementara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa gerangan dengan naiknya harga minyak dunia? Dalam teori ekonomi, salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga barang adalah berkurangnya penawaran (supply) yang tidak dibarengi oleh penurunan jumlah permintaan (demand). Atau, jumlah barang yang tersedia (stock) tidak dapat mengimbangi jumlah permintaan atas barang tersebut sehingga produsen menaikkan harga. Hal ini terjadi pada produksi minyak yang tidak melampaui target akibat berkurangnya cadangan minyak mentah dunia dan persoalan geopolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkurangnya produksi minyak di beberapa negara eksportir (OPEC) tentu bukan faktor tunggal. Ada banyak fenomena lain yang membelakanginya, seperti persoalan geopolitik di Iraq, nasionalisasi perusahaan minyak di Bolivia, Venezuela, dan Ekuador berkuragnya cadangan minyak mentah di Laut Arktika, sampai eksploitasi besar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan multinasional seperti Exxon Mobile, Medco, atau Total E&amp;P. Hal ini merupakan implikasi dari globalisasi ekonomi yang menjadi salah satu agenda dari Washington Consensus (baca Amien Rais, 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis ingin menganalisis dua fenomena yang saling berkaitan dalam rentetan peristiwa ini: kenaikan harga BBM dan hubungannya dengan arus globalisasi ekonomi belakangan ini. Dua variabel ini menurut penulis memiliki keterkaitan yang erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Balik Kenaikan Harga BBM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan klasik pemerintah dalam menaikkan harga BBM adalah penyelamatan APBN. Memang, subsidi APBN telah menyedot lebih dari 12% dari belanja negara, sebuah angka yang cukup besar. Apalagi asumsi harga yang digunakan oleh pemerintah dalam APBN hanya sekitar $95 per barel, sehingga otomatis terjadi defisit APBN. Dengan menaikkan harga di masyarakat, pemerintah berharap defisit anggaran tersebut dapat diminimalisasi dan disalurkan ke tempat yang lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesederhana itukah masalah yang ada? Jelas tidak. Ide untuk menaikkan harga BBM setidaknya harus didahuilui oleh sosialisasi yang tepat dan antisipasi gejolak perekonomian yang bakal terjadi. Pengalaman yang sudah-sudah, kenaikan harga BBM justru diikuti oleh kebijakan yang salah kaprah, tergesa-gesa, dan terkesan mencari popularitas, yaitu Bantuan Langsung Tunai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali masalah yang ditimbulkan dari subsidi BLT ini jika kita berkaca pada peristiwa tahun 2005. Kericuhan, aksi anarkis, sampai subsidi yang ”salah masuk” mewarnai pemberian subsidi ini. Angka kemiskinan bukannya dapat ditekan, justru semakin melonjak karena menurunnya daya beli masyarakat akibat inflasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan harga BBM katakanlah tidak tak terelakkan. Tetapi, pemerintah seharusnya terus berupaya agar perekonomian bangsa tidak terpengaruh pada krisis minyak di dunia internasional. Penulis mencatat, kesalahan Indonesia dalam kebijakan perminyakan adalah menempatkan perusahaan-perusahaan multinasional sebagai pesaing Pertamina dalam sektor hulu (produksi mentah). Hal ini jelas bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945 dan mengakibatkan pemberian kompensasi yang tidak menguntungkan (Lebih jelas lihat Amien Rais, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan ini tidak lepas dari ketergantungan bangsa ini dengan OPEC. Kita lihat, OPEC sekarang sudah kehilangan tajinya dan semakin bergantung pada mekanisme pasar. Di sisi lain, Indonesia justru semakin terbebani juga harus membayar iuran OPEC sebesar 2 Juta Euro per tahun (Sekitar 28 Miliar Rupiah). Ketergantungan dengan OPEC mutlak harus dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit Kutipan dari Hizbut-Tahrir Indonesia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Hizbut Tahrir Indonesia mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, termasuk para pejabat dan para wakil rakyat, bahwa sesungguhnya negeri ini tidaklah akan bisa keluar dari krisis yang membelenggu kecuali jika di negeri ini diterapkan syariah Islam secara kâffah. Dengan syariah itulah kita mengatur aspek ekonomi agar kesejahteraan sekaligus kemuliaan rakyat bisa dicapai, keamanan bisa ditegakkan, kedamaian bisa diwujudkan dan kebahagiaan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat. Oleh karena itu, harus ada gerakan bersama untuk kembali pada syariah Islam dalam seluruh aspek kehidupan dan menetapkan pemimpin yang amanah, tidak korup dan bertindak culas. Sungguh, hanya melalui syariah Islam dan pemimpin yang amanah sajalah kita bisa mewujudkan kehidupan bermasyarakat dan bernegara secara baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لاَ يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kemuliaan itu hanyalah milik Allah, Rasul dan kaum Mukmin. Namun, orang-orang munafik itu tiada mengetahuinya (QS al-Munafiqun [63] : 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga .. &lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-5618814711133017483?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/5618814711133017483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=5618814711133017483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5618814711133017483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/5618814711133017483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/07/bbm-bukan-majalah-mesum.html' title='BBm (bukan majalah mesum)'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-234488722232188899</id><published>2008-06-30T00:38:00.004+07:00</published><updated>2008-12-14T17:48:36.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ahlan Wa Sahlan'/><title type='text'>Lamunan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfP26_9eXI/AAAAAAAAAEU/ApTpAT-ynr4/s1600-h/P1020952.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfP26_9eXI/AAAAAAAAAEU/ApTpAT-ynr4/s320/P1020952.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217367235789420914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon beringin dikepung balau&lt;br /&gt;Tekuk kepala palingkan muka&lt;br /&gt;Hati ingin memandang pulau&lt;br /&gt;Biduk ada pengayuh tiada&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-234488722232188899?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/234488722232188899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=234488722232188899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/234488722232188899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/234488722232188899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/06/lamunan.html' title='Lamunan'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfP26_9eXI/AAAAAAAAAEU/ApTpAT-ynr4/s72-c/P1020952.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8902238725206885280.post-152325909578065585</id><published>2008-06-28T00:29:00.004+07:00</published><updated>2008-12-14T17:48:36.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pirates'/><title type='text'>Diving, Pikok Harbour dan Lunch Espana Lempeng</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDc5txV8I/AAAAAAAAADU/ks6YSkdkSek/s1600-h/PICT0030.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDc5txV8I/AAAAAAAAADU/ks6YSkdkSek/s200/PICT0030.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217353594628560834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDcy8bSUI/AAAAAAAAADc/2LV20cUZ7UY/s1600-h/PICT0005.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDcy8bSUI/AAAAAAAAADc/2LV20cUZ7UY/s200/PICT0005.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217353592810981698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDdFrnlnI/AAAAAAAAADk/cJbfdhw_QFg/s1600-h/DSCF0347.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDdFrnlnI/AAAAAAAAADk/cJbfdhw_QFg/s200/DSCF0347.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217353597840758386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8902238725206885280-152325909578065585?l=bedelau-bengkalis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/feeds/152325909578065585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8902238725206885280&amp;postID=152325909578065585' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/152325909578065585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8902238725206885280/posts/default/152325909578065585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bedelau-bengkalis.blogspot.com/2008/06/pantaskahh.html' title='Diving, Pikok Harbour dan Lunch Espana Lempeng'/><author><name>wak Ali Okem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10532413163738163663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/ST8h_-HkrBI/AAAAAAAAAKo/qC18lj-bTXA/S220/MA+STSi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_boi3yYyDC7g/SGfDc5txV8I/AAAAAAAAADU/ks6YSkdkSek/s72-c/PICT0030.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
